
Bicara tentang telekomunikasi selular yang selalu erat dengan handphone ini makin dikuasai oleh perusahaan telekomunikasi milik asing. Contohnya, 3 , IM3 , Mentari , XL , AXIS , dan sejuta kartu SIM asing lainnya. Saya tidak habis berfikir, khan masih ada kartu SIM milik
SAJA MEMBERIKAN UANG KEPADA NEGARA TERSEBUT . Saya juga merenungkan, TELKOM, sebagai perusahaan BUMN milik
diri adalah
anya sedikit sekali masyarakat yang menggunakan. Jaman dulu saja, kirim PROFESIONALISME TELKOM HARUS DITINGKATKAN !!
nyata. Internet semakin dibutuhkan masyarakat
:1. Banyaknya masyarakat yang ingin mencari keuntungan dengan merugikan orang lain. Lha, masih mending yang dirugikan masyarakat borjuis, kalau masyarakat kelas menengah kebawah ? Ya, yang kaya makin kaya, yang miskin makin miskin....
2. Banyak orang yang otaknya pintar dalam bidang Informatika, namun kurang mendapatkan dukungan pendidikan yang baik. Karena dikembangkan dengan dukungan pendidikan yang kurang baik, maka mereka menjadi otak-otak yang jahat
Bener nggak faktor-faktornya. Nah, sekarang bicara tentang internet, saya mau menghubungkan dengan SPEEDY nich ( ya arena SPEEDY adalah operator penyedia jasa internet terbesar di Indonesia ). Katanya nich, speedy udah mulai kehilangan pelanggannya ( terutama warnet ) karena banyaknya trouble. Dari situs www.telkom.co.id, ada 3 pengaduan yang menarik hati saya nich. Diantaranya :
E-mail masuk lewat www.telkom.co.id pada tanggal 12 Maret 2008
Pertama, laya
nan ini (web ini) benar adanya menjadi sarana kritik dan saran pelanggan atau sekedar Cuma pamer peduli ?
Kedua, mana kompensasinya bila jaringan SPEEDY putus ? Kita pengusaha warnet rugi. Jujur, saya tidak peduli meskipun TELKOM perusahaan milik bangsa, mana yang professional itulah yang layak untuk dijadikan mitra.
Kita tunggu saja ada pemain baru yang bisa beri layanan akses internet yang baik dan professional.
Irwanto
Iwan_aan@*****
Pekabaru, Riau
Komentarku untuk keluhan ini sich, kenapa nggak pake yang swasta ajah. Kayaknya kalau ngomong itu gampang ya. Namun kalau udah ngejalaninnya itu emank susah. Coba kalau mas Irwan jadi bossnya. Pasti susah khan !
E-mail masuk lewat www.telkom.co.id pada tanggal 29 Februari 2008
SPEEDY memang memberikan 384 Kbps, khusus untuk warnet sayangnya bila sudah dipakai lebih dari 7 user akan langsung lambat, selain itu video streaming tidak bisa , download ngadat. Seharusnya SPEEDY bisa memberikan kecepatan minimal 512 Kpbs & harga paket paling tinggi Rp. 1.250.000,- saja untuk, 512 Kbps tersebut. Bila sudah begitu, harus bisa bersaing dengan ISP swasta yang mesti Cuma 160 Kbps tetapi bila diadu dengan SPEEDY, malah SPEEDY yang keok.
Bila dibandingkan dengan ASDL TELEKOM MALAYSIA STREAMYX dengan minimal 512 Kpbs, mereka pasang tariff RM 168 ( Setara dengan Rp.480.000,- ) untuk paket warnet. Seandainya SPEEDY menawarkan minimal 512 Kpbs dengan paket warnet Rp. 1.000.000,- sampai Rp. 1.250.000,- mungkin 60% - 85% warnet akan beralih ke SPEEDY. Tapi kapan ? Mengapa swasta bisa menguasai sebagian besar warnet potensial ? Karena akses ISP Swasta cepat, layanan pelanggan sangat bagus.
Saya (pemilik warnet) mungkin juga akan beralih ke SPEEDY bila berkenan memberikan 512 Kpbs dan harga maksimal Rp. 1.250.000,- Saat ini kami juga harus memikirkan berbagai biaya untuk kenyamanan pelanggan warnet, dan yang taka kalah penting adalah biaya menggunalan legal operating system yang harganya selangit
TRISTAN
tristan_khow@******
Pekanbaru, Riau
Komentarku sich, mending mas Tristan buka warnet aja di
E-mail masuk lewat www.telkom.co.id pada tanggal 4 Maret 2008
Sudah 4 hari ini jaringan SPEEDY bosok. Saya sudah lapor ke 147 selama 4 hari tapi tidak ada satu petugaspun yang datang. Memangnya petugas TELKOM kerjanya Cuma tidur saja ya ? Sampai capek saya tiap hari laporan tapi tetap saja jaringan SPEEDY bosok tidak akan perbuahan sama sekali. Juga tidak ada petugas yang datang.
Gimana TELKOM mau maju kalau pelayanannya sama pelanggan tidak maksimal. Saya pokoknya kecewa banget nih sama TELKOM, kalau sudah telat bayar 1 hari saja langsung diputus dan kenan denda. Tapi kenapa sudah laporan selama 4 hari tidak ada tanggapan sama sekali.
Wisanggeni ( RAHAYU NET )
spinhulk@*****
Magetan, Jawa Timur
( 02351 ) 7632***
Kalau komentaku sich GEMANA TELKOM MAGETAN ??? Mungkin ini bisa menjadi salah satu penghambat Majunya TELKOM di kancah Dunia. Maaf ya RAHAYU NET
| Ulasan : Sebagai prouduk unggulan perusahaan infokom, idelanya produk koneksi internet non dial up dengan teknologi Asyncroneous Digital Subcriber Line (ASDL) dengan brand name “SPEEDY” harus dikawal maksmal, baik produk maupun layanannya. Kenyataannya jeda atau gap antara target penjualan yang gencar tidak dibarengi kualitas produk maupun layanan yang bermutu. Kesenjangan tersebut sangat kentara dari keluhan pelanggan yang kian hari kian banyak dengan nada kekesalan pelanggan yang luar biasa. Ini menandakan bahwa tidak terjadi improvement yang berarti dalam pengawalan produk dan layanan SPEEDY yang sudah berjalan cukup lama. Butuh komitmen tinggi seluruh pegawai dengan menghilangkan sekat product owner – delivery channel dimulai dari petinggi di setiap lini organisasi untuk benar – benar terjun ke lapanagan (pelanggan) hinggal permasalahan tuntans. TABEL JUMLAH KELUHAN MELALUI WEB IN
Jhon Haumahu AVP News dan Information Management Corporate Comunication Head Office |
Jadi, intinya, kita memerangi produk asing baik telepon maupun internet yang sekiranya bisa merugikan bangsa. Namun, kita sendiri harus profesionalisme. Kalau soal internet, kita mendingan pakai internet buat yang positif aja dech. Kalau buang uang buat browsing yang posisitf sich ya tidak apa-apa. Tapi kalau Cuma buat mbokep , ngehack , craking, bikin virus, sayang-sayang uangnya. Khan masih bisa buat beli harga pokok yang semakin melangit harganya.
“GUNAKAN TEKNOLOGI INFORMASI DAN KOMUNIKASI UNTUK HAL YANG POSITIF, BUKAN YANG NEGATIF !!!!”
